Gor Mahia mengambil langkah besar untuk memenangkan gelar Liga Sportpesa 2025/26 pada Minggu sore, membongkar Ulinzi Stars yang sedang kesulitan 3-1 di Kompleks Olahraga Ulinzi.
Kemenangan ini membuat sang juara rekor memanfaatkan kesalahan AFC Leopards pada hari Sabtu, memperluas keunggulan mereka di puncak menjadi sepuluh poin.
Menjelang pertandingan dengan tersingkirnya Piala FKF, akhir pekan lalu K’Ogalo tidak menunjukkan tanda-tanda mabuk, mendominasi Derby Sirkal sejak peluit pembuka dibunyikan. Hasil ini membuat Soldiers terjebak dalam persaingan degradasi, tanpa kemenangan dalam enam pertandingan liga terakhir mereka.
BACA JUGA: Pengejaran gelar AFC Leopards terpukul setelah kekalahan Mathare United

Kebuntuan terpecahkan pada menit kesembilan setelah serangan eksplosif Shariff Musa membuatnya memenangkan penalti setelah tantangan dari Bildad Abonga yang akhirnya dikonversi oleh Morrison.
Para prajurit mencoba melawan dan pada menit ke-28 sebuah sundulan indah dari Osotsi dibelokkan menjadi sepak pojok.
Pemimpin liga terpaksa melakukan pergantian awal pada menit ke-35 ketika Sylvester Owino ditarik keluar untuk menggantikan Mike Kibwage karena cedera. Menjelang turun minum, sundulan bagus dari Kapen berhasil diselamatkan oleh Ricks.
Di babak kedua Samuel Murunga mendapat umpan dari Muchiri namun gagal melepaskan tembakan saat Byrne menerima umpan mendatarnya.
Pada menit ke-70 pemain pengganti babak kedua Ptrick Essombe memasukkan bola dari jarak dekat untuk menggandakan keunggulan
Segalanya akan berubah dari buruk menjadi lebih buruk lima menit setelah lemparan panjang Samuel Kapen menyebabkan kegemparan yang menemukan Essombe yang memberikan bola kepada Shariff dengan pemain sayap itu mencetak gol teratas.
Saat pertandingan tinggal menyisakan satu menit, Ulinzi mendapatkan hiburan dari sepak pojok Boniface yang disundul oleh Edward Odhiambo namun tidak cukup untuk mengubah keadaan hingga skor menjadi 3-1 di waktu penuh.
Susunan pemain Ulinzi Stars vs Gor Mahia SportPesa League Putaran 24
- Pemain Ulinzi: Ricks Omondi, Brian Birgen, Telena Ochieng, Mark Osotsi, Amon Bildad, Emilio Brian, Samwel Murunga, Bill Okite, Paul Okoth, Staphod Odhiambo, Boniface Muchiri
- Gor Mahia: Byrne Omondi,Paul Ochuoga,Bryton Onyona,Frank Odhiambo,,Sylvester Owino,Enock Morrison, Alpha Chris,,Samuel Kapen,Jackson Dwang,Shariff Musa,Ebenezer Assifuah
Terkait
PakarPBN
A Private Blog Network (PBN) is a collection of websites that are controlled by a single individual or organization and used primarily to build backlinks to a “money site” in order to influence its ranking in search engines such as Google. The core idea behind a PBN is based on the importance of backlinks in Google’s ranking algorithm. Since Google views backlinks as signals of authority and trust, some website owners attempt to artificially create these signals through a controlled network of sites.
In a typical PBN setup, the owner acquires expired or aged domains that already have existing authority, backlinks, and history. These domains are rebuilt with new content and hosted separately, often using different IP addresses, hosting providers, themes, and ownership details to make them appear unrelated. Within the content published on these sites, links are strategically placed that point to the main website the owner wants to rank higher. By doing this, the owner attempts to pass link equity (also known as “link juice”) from the PBN sites to the target website.
The purpose of a PBN is to give the impression that the target website is naturally earning links from multiple independent sources. If done effectively, this can temporarily improve keyword rankings, increase organic visibility, and drive more traffic from search results.